Passion, Pendidikan, dan Penyesalan


Hei...
Kali ini aku mau cerita tentang sebenernya apa yang aku rasain selama ini setelah aku lulus SMP.

Sesuai dengan judul post ini aku mau ngomongin passionku yang sebenernya, tentang pendidikanku, dan dari hal itu terciptalah penyesalan yang sebenernya aku rasain selama ini.

Semua berasal dari aku TK.
Ibuku ngajak aku pergi ke suatu tempat yang gak pernah aku datengin sebelumnya.Di tempat itu banyak perempuan-perempuan nari dengan anggun juga pasti ada pelatihnya. Kalian pasti bisa menebak itu tempat les menari.

Aku ngamatin mereka nari bagikan angsa di danau. Sejak saat itu aku tau kalau aku jatuh cinta sama tarian itu.

Disana aku diperkenalkan dengan tari Ballet.

Aku dilatih terus menerus dari yang awalnya dasar aku gak bisa apa-apa menjadi aku yang bisa dasar-dasarnya. Aku ikut ujian kenaikan tingkat. Dan hal itu aku lakuin terus menerus.

Waktu berlalu cepat dari TK ke SD dan ke SMP.

Gak kerasa udah 11 tahun aku ngelakuin itu. Aku udah 3 SMP, aku banyak kegiatan. Pelajaran tambahan, ekstrakulikuler, les mapel, semuanya buat aku lebih cepat capek. Disitu aku sudah dalam tingkat kelas yang termasuk tinggi dalam Ballet, Intermediate. Aku sudah cukup puas sampai disitu, aku sudah dapet sepatu pointe, tapi ada yang kurang.

Apa yang buat aku merasa kurang ?
Aku mau menjadi penari Ballet yang sebenernya, dimana Ballet dijadikan karir. Aku tau kalau itu butuh perjuangan sekaligus waktu yang lama.

Saat itu mendekati UN, dimana aku memilih untuk ambil cuti sampai aku masuk SMA. Tapi semuanya tidak sesuai dengan yang aku mau. Ternyata masa SMA ku butuh waktu banyak. Tugas, fokus ngejar kuliah, test, ulangan, ekstrakulikuler, organisasi, jadi penghambat dan juga waktu pulang dan mulai les yang hanya selisih 10 menit.

Darisitu akhirnya aku memilih pendidikan ku dan ngorbanin yang sudah jadi passionku selama ini. Hal yang terbodoh aku lebih milih pendidikan ku daripada mimpiku yang sebenernya.

Banyak penyesalan yang selama ini aku rasain. Banyak banget. Kalau aku berani capek, aku berani jatuh, aku berani dorong diriku sampai melebihi batas pasti aku bakal sampai di titik dimana itu hal yang aku mau.

Dan dari ceritaku ini aku mau pesen ke kalian...
Jangan pernah tinggalin yang jadi passionmu karena pendidikan, karena kalau kamu berani mendalami hal itu pasti kamu gak bakal nyesel dan kamu bakal puas.

Comments

Popular posts from this blog

Pilihan Pemuda Mempengaruhi Negara

Sampah dan Akang Bersih Bersih Bioskop